Merapi : Badai Pasti Berlalu

Oleh : Ani Setiya Rahayu (Media MPS)

Berdiri dibawah kaki merapi yang pada 2010 lalu mengalami erupsi adalah hal yang menakjubkan. Merapi merupakan salah satu dari 10 gunung berapi teraktif di dunia yang terletak di antara DIY dan Magelang serta memiliki banyak tempat yang potensial untuk dikunjungi bukan hanya sebagai wisata alam namun juga budaya, agrikultur, religius, hingga sosial yang sayang untuk dilewatkan.

MPS bersama tim dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkesempatan untuk melihat lebih dekat salah satu bukti kebesaran ciptaan-Nya. Berangkat dari ICS ACT Jogja dibilangan Pakem, senin (02/04/12) tim hendak mengunjungi Museum Gunung Merapi yang letaknya tidak jauh dari tempat kami bermalam. Namun sayang kami tak mendapati museum buka pada hari itu, perjalanan tak berhenti sampai disana karena masih ada beberapa titik yang akan kami kunjungi sebagai rangkaian dari survei wisata sosial yang akan dikembangkan oleh Aksi Cepat Tanggap.

Merapi menyimpan misteri yang tak dapat terbantahkan namun juga menyimpan berjuta pesona. Pada erupsi tahun 2010, merapi memuntahkan berbagai material baik cair maupun padat yang ada didalam perutnya, seperti peribahasa hari tak selamanya gelap, badai pasti berlalu inilah yang terjadi disekitar kaki gunung merapi. Setelah dilanda musibah dan masyarakatnya mau tidak mau harus meninggalkan rumah dan segala yang dimilikinya untuk mengungsi, maka saat ini sudah waktunya masyarakat untuk bangkit dan merenda kembali kehidupan yang sempat terkoyak. Masyarakat berbenah begitupun alam disekitar merapi, tanah gersang berbalut debu dan material vulkanik kini telah berangsung-angsur menghijau dan mulai terlihat geliat kehidupan. Masyarakat kembali berladang, beternak, berdagang dan sebagian yang lain menambang pasir dari sungai- sungai dimerapi.

Merapi bukan hanya sekedar gunung  sebagai tempat masyarakat di sekitar DIY dan magelang tinggal dan mencari penghidupan, namun sebagia filosofi hidup dan sumber dari nilai- nilai jawa yang mengajarkan bagaimana hidup berdampingan dengan alam serta mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah SWT dengan cara menjaga dan merawatnya bersama- sama. (Anis/MPS)

About komunitaspedulisomalia

Mahasiswa Peduli Somalia merupakan komunitas dari berbagai mahasiswa di Indonesia yang peduli terhadap masalah kemanusiaan masyarakat Somalia. Terbentuk secara resmi diakhir tahun 2011, MPS memiliki fokus kegiatan dalam bidang Pendidikan bagi masyarakat somalia. Serta melakukan kegiatan kampanye sekaligus penggalangan dana untuk pendidikan di Somalia. dari MEREKA untuk MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: