PANCARAN KETULUSAN DARI TK AL MUSLIM TAMBUN

Senin, 16 april 2012, adalah kesempatan kesekian kalinya kami (MPS) melakukan sosialisasi dan fundrising. Namun untuk kali ini sosialisasi kami lakukan di TKIT Al – Muslim, tambun Bekasi. Senang rasanya bisa melihat wajah – wajah penuh kepolosan lagi, setelah sekian lama kami tidak melakukan sosialisasi. Seperti biasa kami harus berangkat pagi – pagi sekali, karena kami harus menyemput pendongeng terlebih dahulu agar bisa sampai tepat waktu. Perjalanannya cukup jauh memakan waktu hingga dua jam, biasanya waktu yang cukup lama saya dan beberapa tim MPS gunakan untuk tidur.

Ketika kami sampai di TK tersebut rupanya anak – anak sedang berbaris, siap untuk masuk ke dalam kelas. Saat  turun dari mobil, Tim MPS di sambut dengan hangat oleh pihak sekolah baik anak – anak maupun gurunya. Sekali lagi saat melihat wajah mereka yang begitu polos membuat kami menjadi lebih semangat pagi itu. Kami segera masuk ke dalam kelas yang juga di jadikan tempat untuk sosialisasi karena harus mempersiapkan segala sesuatu. Biasanya kalau sosialisasi di Tk atau SD kami tidak begitu sibuk mempersiapkan presentasi karena metode yang kami bawakan dengan cara mendongeng.  Dan untuk urusan mendongeng  hari ini kami serahkan pada ahlinya yakni Kak Dwi dari GPPK(gerakan Para Pendongeng kemanusiaan), Karena bukan kami yang mendongeng kali ini, persiapan yang kami lakukan tak banyak hingga kami bisa jauh lebih santai.

Setelah semuanya beres anak – anak langsung masuk kelas diantar oleh guru mereka, setelah semuanya duduk dengan rapih. Faisal (salah satu tim MPS) membuka acara seperti biasa, ada sambutan dari kepala sekolah dan tim ACT. begitu selesai sambutan mic langsung di berikan kepada  kak dwi yang sangat ahli dalam berdongeng serta bisa membuat anak – anak tertawa hingga terbahak – bahak. Sebetulnya kami sudah sering melihat beliau berdongeng, tapi selalu saja lucu. Yang membuat kami ikut tertawa karena melihat ekspresi anak – anak yang berumur 3 – 6 tahun itu, ada yang tertawa hingga batuk, mereka sangat antusias melihat ka dwi, apalagi cara berdongeng beliau yang menggunakan sarana boneka.

Dengan berdongeng paling tidak sudah membuat anak – anak itu memiliki rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap saudara mereka dimanapun berada, terutama Somalia. Ada yang membuat kami terharu karena dengan kepolosan mereka, ketika pendongeng bertanya “Siapa yang mau membantu saudara – saudara kita di Somalia?” Hampir semuanya tunjuk tangan dan spontanitas berteriak.”Aku mau kasih uang 99 juta…“, “Aku mau kasih 50juta!“, “Aku mau 500 juta..”  dan itu keluar dari keinginan mereka tanpa di bilang oleh siapapun. Itu yang selalu membuat kami senang ketika mengadakan fundrising di TK ataupun SD.  Dan kepolosan merekalah yang membuat kami tetap semangat untuk berjuang menjadi bagian dari solusi krisis Somalia.( Fitria/MPS)

About komunitaspedulisomalia

Mahasiswa Peduli Somalia merupakan komunitas dari berbagai mahasiswa di Indonesia yang peduli terhadap masalah kemanusiaan masyarakat Somalia. Terbentuk secara resmi diakhir tahun 2011, MPS memiliki fokus kegiatan dalam bidang Pendidikan bagi masyarakat somalia. Serta melakukan kegiatan kampanye sekaligus penggalangan dana untuk pendidikan di Somalia. dari MEREKA untuk MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: