Teacher Without Border

Image

Umar ra berkata Rasulullah saw bersabda, “Amalan yang paling afdhal adalah menyenangkan seorang muslim, dengan memberi pakaian untuk menutupi auratnya, memberi makan ketika lapar, atau membantu memenuhi kebutuhannya.”(h.r. Thabrani)

Saat membaca hadis  dalam buku bersampul hijau, bertuliskan Al-Wafi dalam genggaman ini seperti ada angin sejuk yang menelusup kedalam hati. Lalu terbayang sudah saat kaki kami  menginjak kegersangan negeri somalia diantara tenda-tenda pengungsi yang ala kadarnya, saya bersama sahabat yang lain berdiri di hadapan puluhan anak-anak somalia yang bertubuh kurus dan tak sedikit yang memiliki penyakit kulit yang cukup membuat hati kami bergidik.

Mata –mata kecil mereka yang antusias melihat ke arah pertunjukan yang kami buat, kisah dongeng yang kami meriahkan dengan alat-alat sederhana ditambah sedikit humor  berharap akan ada  gurat itu, gurat yang  akan kami nantikan, guratan senyum akankah terukir  dari bibir kecil mereka, jika iya, bukankah kami telah menyenangkan saudara semuslim kami. Ya Rabbi betapa indahnnya.

Saya tahu cita-cita kami(MPS) menjadi guru di somalia tak akan  mudah, pasti penuh dengan halangan dan rintangan. Saat ini saja  rintangan itu sudah kami terima dari berbagai pihak mulai dari orang-orang yang tak percaya cita-cita kami akan berhasil, Orang tua kami, lalu komunitas atau organisasi yang kami ajak bekerja sama dengan kami dan masih banyak lagi. Dan ternyata rintangan itu juga datang dari diri kami sendiri.

Rintangan yang datang dari diri kami justru yang kami rasa paling berat, karena ini akan sangat mempengaruhi kinerja dan semangat kami berjuang  di MPS. Hal yang paling sering terjadi adalah rasa takut dan ketidakpercayaan diri yang  kadang muncul, pertanyaan yang sering menghantui di benak kami adalah , “apakah kami mampu menjadi guru untuk anak-anak somalia? Apakah kami mampu mengajar di Negara yang punya segudang masalah? Apa kami bisa tahan mengajar sambil ditemani desingan peluru dan bunyi dentuman bom atau granat yang lewat di atas kepala kami? seperti cerita para relawan yang telah dahulu pergi ke Negara yang terletak di benua hitam tersebut.

Dan anehnya setelah kami memantapkan hati untuk membentuk MPS (mahasiswa peduli somalia)dan berjuang menjadi bagian dari solusi bagi warga Somalia, dengan menjadi GURU semakin banyak pula berita di televisi  yang menayangkan keadaan somalia. Berita yang ditayangkan tentulah berita tidak menyenangkan diantaranya meninggalnya salah satu relawan asal indonesia karena tertembak, kemudian kantor KBRI mendapat serangan bom yang mengakibatkan  10 orang tewas dan beberapa berita buruk lainnya yang cukup membuat kendur keberanian kami. Tapi pada akhirnya kami tersadar bahwa itu adalah ujian bagi kemantapan hati kami untuk terus berjuang. Dan perjuangan itu sedang kami jalani saat ini hingga tiba saatnya kaki kami menginjak gersangnya pasir Somalia dan mengajar di sana.

Karena itu kami mohon doa dan dukungan dari segala pihak agar cita-cita kami bisa tercapai dan Allah selalu menjaga niat dan keikhlasan kami membantu saudara-saudara kami nun jauh disana. Saat ini seperti musafir padang pasir yang yang bertemu oase..saya bahagia pada janji Allah lewat sabda Rasul-Nya “Allah  tetap akan menolong hamba-Nya selama ia menolong saudarnya sesama muslim. Mata saya pun perlahan terlelap kali ini dengan kebahagiaan. Bagaimana tidak, ketika raga ini menolong saudara sesama muslim, Allah pun tidak akan segan untuk memberikan limpahan pertolongannya kepada kami.

Ya Allah Izinkan MPS menginjakan kaki di negeri itu..

Oleh : FM_MPS

About komunitaspedulisomalia

Mahasiswa Peduli Somalia merupakan komunitas dari berbagai mahasiswa di Indonesia yang peduli terhadap masalah kemanusiaan masyarakat Somalia. Terbentuk secara resmi diakhir tahun 2011, MPS memiliki fokus kegiatan dalam bidang Pendidikan bagi masyarakat somalia. Serta melakukan kegiatan kampanye sekaligus penggalangan dana untuk pendidikan di Somalia. dari MEREKA untuk MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: