MENGHARGAI WAKTU BAHKAN MASA LALU

Sering sekali dalam hidup kita mendengar ungkapan orang disekitar kita yang mengatakan “Lupakan masa lalu, dan tatap masa depan”, “jangan sekali-kali menoleh kebelakang”, ada juga yang menyatakan “lupakanlah apa yang sudah berlalu”. Ungkapan-ungkapan diatas tidak salah namun juga tidak sepenuhnya benar, tidak salah kita melupakan masa lalu jika dengan mengingatnya membuat kita hanya bisa bersedih dan meratapi apa yang telah terjadi dan akhirnya membuat kita sulit menatap masa depan.

Tapi ada hal yang sebagai manusia kita sering lupa bahwa masa lalu tak mungkin bisa dihilangkan karena masa lalu ialah peristiwa yang benar-benar telah kita rasakan, justru masa depanlah yang sering tak bisa kita imajinasikan dengan sempurna karena mereka masih berupa harapan, itu merupakan hal yang wajar. Oleh sebab itu ambillah hikmah dari masa lalu agar menjadi bekal untuk kita.

Dan saya juga dibesarkan oleh masa lalu. Mengapa hari ini saya dan teman-teman MPS memperjuangkan negara Somalia hingga ingin sekali mengajar di negara  yang terkoyak dengan segala macam persoalannya tersebut? Awalnya saya juga tidak mengerti pada diri saya sendiri, mengapa dengan begitu saja memilih mengurusi somalia dari banyak hal yang bisa saya lakukan sebagai mahasiswa? Mengapa saya memilih berkumpul dengan teman-teman yang punya cita-cita yang sama dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk berfikir, berdiskusi,bergerak untuk Somalia? Apa sebabnya, awalnya saya pun tidak mengerti.

Barulah saya menyadari bahwa pada masa lalu, saya juga mengalami perang saudara yang mengerikan di tempat asal saya ‘tanah Maluku’. Saya sangat memahami hidup dalam ketidak pastian, hidup dalam ketakutan, hidup dalam kesedihan dan air mata, hidup tanpa sekolah yang jelas.

Saya merasakan semua detailnya, bagaimana rasanya  pelarian mencari tempat yang aman dengan kapal kayu yang berkapasitas pas-pasan lalu hampir karam di pulau yang dihuni musuh, saya tahu rasanya mengungsi, saya tahu rasanya berlari menyelamatkan diri dari kobaran api dari serangan musuh yang menyerang. Saya tahu rasanya kehilangan, saya melihat dengan mata kepala saya bagaimana berbondong-bondong orang berjuang menyelamatkan diri untuk naik ke kapal penyelamat hingga banyak yang terjatuh kepantai, saya tahu rasanya harus berbagi makanan seadanya. Saya memahami dan merasakan detailnya hingga sekarang, Ya Allah saya baru menyadari itu semua…karena saya dibesarkan dari masa lalu. Maka dengan masa lalu itu saya sedikit mengerti perasaan apa yang dirasakan oleh warga Somalia dan membuat saya dan teman-teman tergerak berjuang membantu mereka.

Inilah mengapa Bung Karno menyatakan JASMERAH yang artinya bahwa jangan sekali-kali kita melupakan sejarah. Dan islam justru mengajarkan kita belajar dari masa lalu, hal itu sangat terlihat dari isi Al-quran. Berapa banyak isi Al-quran yang menceritakan kisah-kisah yang telah ber abad – abad lamanya, kisah para nabi, kisah pemuda Ashabul kahfi, Kisah raja-raja Zhalim, kisah kaum-kaum pembangkang dan banyak lainya. Semua itu tentu mempunyai tujuan. Bahwa kita diajarkan untuk menghargai waktu bahkan masa lalu, bukan untuk dilupakan tapi diambil pelajaran untuk menapaki masa depan. Masa depan yang cemerlang Insaallah.

About komunitaspedulisomalia

Mahasiswa Peduli Somalia merupakan komunitas dari berbagai mahasiswa di Indonesia yang peduli terhadap masalah kemanusiaan masyarakat Somalia. Terbentuk secara resmi diakhir tahun 2011, MPS memiliki fokus kegiatan dalam bidang Pendidikan bagi masyarakat somalia. Serta melakukan kegiatan kampanye sekaligus penggalangan dana untuk pendidikan di Somalia. dari MEREKA untuk MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: