JURNALISTIK KEPEMIMPINAN

“Jika menulis hanya untuk menyelesaikan tugas dan sekedar melaporkan maka tulisan kita hanya akan bertahan satu atau dua hari, tapi jika tulisan kita didorong dengan keinginan menyebarkan gagasan hebat memberi pengaruh pada banyak orang maka tulisan kita akan abadi”. Itulah penjelasan dari Iqbal Setyarso selaku nara sumber pada pelatihan jurnalistik kepemimpinan di kantor ACT sabtu pagi 16 juni 2012.

Pelatihan rutin yang diadakan tiap hari sabtu ini bermaksud menambah wawasan  para relawan dan staf ACT, materi yang dibahas berbeda setiap minggunya. Untuk sekarang materinya ialah jurnalistik kepemimpinan yang sangat berbeda dengan pelatihan jurnalistik pada umumnya. perbedaanya yang sangat terlihat yakni pada tujuanya. Jika jurnalistik pada umumnya menuliskan suatu kejadian atau peristiwa dengan objektif sesuai dengan keadaan yang ada maka pada jurnalistik kepemimpinan tak sekedar itu tapi bagaima tulisan kita bisa menginspirasi banyak orang dan mendorong leadership.

Yang istimewa pelatihan ini tidak hanya dihadiri oleh staf dan relawan ACT namun MPS (mahasiswa peduli Somalia)  mendapat kehormatan mengikuti pelatihan yang menginspirasi ini. Pelatihan yang di mulai dari jam Sembilan pagi hingga dua siang dirasa sebentar oleh peserta khusunya tim MPS. Karena materi yang dibawakan tidak satu arah dari nara sumber, namun semua peserta bisa berpartisipasi dalam bertanya, menjawab ataupun sharing  tentang apa saja dengan nyaman, sehingga suasana hangat terbangun antar peserta maupun peserta dengan nara sumber.

Pelatihan jurnalistik kepemimpinan juga mengajari kita mencari dan menulis berita dengan hati, yang diistilahkan ‘berkarya dengan cinta’ sehingga hasilnya akan maksimal. Nara sumber Iqbal Setyarso tak lupa memberi tips mudah untuk mulai menulis yakni temukan manusianya, temukan peristiwanya, dan deskripsikan rasanya. Jika tiga hal itu sudah kita lakukan lengkapilah  tulisan itu dengan nilai,solusi dan dream sehingga tulisan kita menjjadi bermakna dan menggugah banyak orang.

Tak ada yang meragukan pada pelatihan kali ini semua peserta pulang dengan semangat baru untuk perubahan, tim MPS pun ingin segara menulis, tentu tulisan yang menginspirasi (FM/MPS)

About komunitaspedulisomalia

Mahasiswa Peduli Somalia merupakan komunitas dari berbagai mahasiswa di Indonesia yang peduli terhadap masalah kemanusiaan masyarakat Somalia. Terbentuk secara resmi diakhir tahun 2011, MPS memiliki fokus kegiatan dalam bidang Pendidikan bagi masyarakat somalia. Serta melakukan kegiatan kampanye sekaligus penggalangan dana untuk pendidikan di Somalia. dari MEREKA untuk MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: